askep fraktur tibia sinistra

BAB II

LANDASAN TEORITIS

Pada bab ini penulis akan menguraikan landasan teoritis yang terdiri dari anatomi fisiologi sistem muskuloskeletal khususnya pada klien dengan Fraktur Femur 1/3 Dorsal Sinistra.

 

  1. A.     Anatomi dan Fisiologi Sistem Muskuloskeletal
    1. 1.         Anatomi

Sistem muskuloskeletal merupakan penunjang bentuk tubuh dan mengurus pergerakan. Komponen utama sistem muskuloskeletal adalah jaringan ikat yang terdiri dari atas tulang, sendi, otot rangka, tendon, ligamen, bursa, dan jaringan khusus yang menghubungkan struktur-struktur ini.  

Komponen–komponen utama dari jaringan tulang adalah mineral– mineral dan jaringan organik (kolagen dan proteoglikan. Kalsium dan fosfat membentuk suatu kristal garam (hidroksiapatit), yang tertimbun pada matriks kolagen dan proteoglikan. Matriks organik tulang disebut juga sebagai suatu osteoid. Sekitar 70 % dari osteoid adalah kolagen tipe I yang kaku dan memberikan ketegaran tinggi pada tulang (Price dan Wilson, 2006)

 

6

Tulang manusia saling berhubungan satu dengan yang lain dalam berbagai bentuk untuk memperoleh fungsi sistem muskuloskeletal yang optimal. Aktivitas gerak tubuh manusia bergantung pada efektifnya interaksi antara sendi yang normal dengan unit-unit neuromuskular yang menggerakannya. Elemen tersebut juga berinteraksi untuk mendistribusikan stres mekanik ke jaringan sekitar sendi. Struktur tulang memberikan perlindungan terhadap organ vital, termasuk otak, jantung dan paru-paru. (Lukman dkk, 2009)

Tulang membentuk rangka penunjang dan pelindung bagi tubuh dan menjadi tempat melekatnya otot-otot yang menggerakan kerangka tubuh dan membentuk jaringan yang terstruktur dengan baik. (Muttaqin, 2008)

 

Gambar 2.1. Struktur Tulang(Muttaqin. 2008)

 

 

  1. 2.         Fungsi Tulang

Tulang adalah jaringan yang terstruktur dengan baik dan mempunyai lima fungsi utama (Muttaqin. 2008) yaitu:

 

  1. Membentuk rangka badan
  2. Sebagai pengumpil dan tempat melekat otot
  3. Sebagai bagian dari tubuh untuk melindungi dan mempertahankan alat-alat dalam (seperti otak, sumsum tulang belakang, jantung dan paru-paru)
  4. Sebagai tempat mengatur dan deposit kalsium, fosfat, magnesium, dan garam
  5. Ruang di tengah tulang tertentu sebagai organ yang mempunyai fungsi tambahan lain, yaitu sebagai jaringan hemopoietik untuk memproduksi sel darah merah, sel darah putih dan trombosit.

 

  1. 3.         Macam-macam Tulang

Secara garis besar tulang dibagi atas enam yaitu: tulang panjang, tulang pendek, tulang pipih, tulang tak beraturan, tulang sesamoid, dan tulang sutura. (Rasjad, 2003)

  1. Tulang panjang (long bone), misalnya femur, tibia, fibula, ulna dan humerus. Dimana daerah batas disebut diafisis dan daerah yang berdekatan dengan garis epifisis disebut metafisis. Daerah ini sangat sering ditemukan adanya kelainan atau penyakit karena daerah ini merupakan daerah metabolik yang aktif dan banyak mengandung pembuluh darah. (Muttaqin. 2008)

1)        Tulang Femur

Tulang femur merupakan tulang pipa terpanjang didalam tulang kerangka pada bagian pangkal yang berhubungan dengan asetabulum membentuk kepala sendi yang disebut kaput femoris. (Syaifuddin. 2006)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 2.2. Penampang Tulang Femur

(http://www.google//gambartulangfemur.html , diperoleh tanggal 25 Juni 2012)

 

a)         Ujung atas

Ujung atas terbagi atas tiga bagian yaitu :

(1)     Kaput

(2)     Collum

(3)     Tronchanter major sebelah lateral dan trochanter minor sebelah medial merupakan tempat melekatnya otot.

b)        Korpus

Korpus adalah tulang panjang, agak mendatar kearah medial. Sebagian besar permukaannya halus dan tempat melekatnya otot-otot.

c)         Ujung bawah

Ujung bawah terdiri dari kondile medial dan lateral yang besar dan suatu area tulang diantaranya.

 

2)        Tibia

Tibia adalah tulang kering merupakan kerangka yang utama dari tungkai bawah dan terletak dimedial dari fibula atau betis dan menahan berat tubuh. Tibia terdiri dari bagian yaitu :

a)         Ujung atas

Ujung atas tibia melebar kearah tranversal dan mempunyai permukaan artikular pada masing-masing kondile, medialis dan lateralis terdapat area luas non artikular antara permukaan tempat melekatnya ligamen.

 

 

 

b)        Korpus

Berbentuk potongan segitiga dan merupakan perbatasan anterior membentuk garis menonjol yang dapat diraba. Menyempit pada ujung tengah kemudian melebar.

 

c)         Ujung bawah

Ujung bawah tibia memperlihatkan maleolus medial berujung terutama pada aspek dalam pergelangan kaki, permukaan artikular untuk ujung bawah fibula dan permukaan artikular bawah dan medial untuk kalus.

 

3)        Fibula

Fibula atau tulang betis adalah tulang sebelah lateral dari tibia dan terutama berguna sebagai tempat lekat untuk otot dan hanya sedikit berguna untuk menopang berat tubuh. Tulang itu adalah tulang pipa dengan sebuah batang dan dua ujung. Fibula sangat ramping dibanding tibia. Fibula terdiri dari dua bagian yaitu :

a)         Ujung atas

Yang berartikulasi dengan kondile lateral dari tibia korpus.

 

 

 

b)        Ujung bawah

Ujung bawah yang memperlihatkan meleolus lateral pergelangan kaki, permukaan artikular untuk ujung bawah tibia dan permukaan artikular untuk talus.

 

  1. Tulang pendek (short bone), misalnya tulang-tulang karpal.
  2. Tulang pipih (flat bone), misalnya tulang parietal, iga, skapula dan pelvis.
  3. Tulang tak beraturan (irregular bone), misalnya tulang vetebra.
  4. Tulang sesamoid, misalnya tulang patela.
  5. Tulang sutura (sutural bone), ada diatap tengkorak.

 

  1. 4.         Fisiologi sel tulang

Tulang tersusun atas sel matriks, protein, dan deposit mineral. Sel-selnya terdiri dari 3 jenis dasar (Muttaqin. 2008), yaitu :

  1. Osteoblast

Membangun tulang dengan membentuk kolagen tipe 1 dan proteoglikan sebagai matriks tulang atau jaringan osteoid melalui suatu proses yang disebut osifikasi. Ketika sedang aktif menghasilkan jaringan osteoid, osteoblas menyekresikan sejumlah besar fosfatase alkali yang memegang peranan penting dalam mengendapkan kalsium dan fosfat kedalam matriks tulang.

 

  1. Osteosit

Osteosit adalah sel-sel tulang dewasa yang bertindak sebagai suatu lintasan untuk pertukaran kimiawi melalui tulang yang padat.

 

  1. Osteoklas

Osteoklas adalah sel berinti banyak yang memungkinkan mineral dan matriks tulang dapat diabsorpsi.

 

  1. B.     Konsep Dasar Fraktur
  1. Pengertian

Fraktur adalah beberapa kerusakan baik komplit ataupun tidak komplit dalam suatu kontuinitas tulang. (Maher dan Selmond, 2002).

Fraktur adalah terputusnya kontuinitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya. (Smletzer dan Bare, 2002)

Fraktur femur adalah fraktur pada daerah femur yang biasa disebabkan oleh trauma (sering akibat kecelakaan kendraan bermotor). Pada  penderita fraktur femur dianjurkan imobilisasi karena dengan pergerakan daerah yang fraktur dapat menyebabkan perpindahan dari ujung tulang.( Ignatavicius dan Workman, 2006)

Fraktur femur atau patah tulang paha adalah rusaknya kontuinitas tulang pangkal paha yang dapat disebabkan oleh trauma langsung, kelelahan otot, dan kondisi tertentu seperti degenerasi tulang atau osteoporosis.

 ( Muttaqin. 2008)

Berdasarkan beberapa pengertian diatas dapat penyusun simpulkan, Fraktur adalah patah tulang yang diakibatkan tekanan atau benturan yang keras pada tulang.

 

  1. Etiologi

Umumnya fraktur disebabkan oleh trauma atau aktivitas fisik dimana terdapat tekanan yang berlebihan pada tulang. Fraktur lebih sering terjadi pada laki-laki dari pada perempuan dengan umur dibawah 45 tahun dan sering berhubungan dengan olahraga, pekerjaan atau luka yang disebabkan oleh kecelakaan kendaraan bermotor. (Muttaqin. 2008)

  1. Trauma langsung

 

mau yg lengkap di link ini”

http://www.ziddu.com/download/20979486/BABIISUKMA.docx.html

Link | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s